Lagaknya manusia itu persis malaikat
Berkata tanpa filter
Mengejek tak fikir ditempelek
Memandang manusia lainnya jijik
Lagak manusia itu persis malaikat
Menghukum semahu hatimu
Kau simpan akal
Kau ganti dengan nafsu
Lagak manusia itu persis malaikat
Sekalian manusia di jagat raya salah
Kau saja yang hebat
Kau saja yang punya magis
Najis
Lagak manusia itu persis malaikat
Sampai diri sendiri sebenarnya tersumbat
Dek arus pemahaman radikal akal sempit
Sampai buta mata hati,
Mati
Lagaknya manusia itu tak kan pernah harus persis malaikat
Kerna kita dicipta tidak pernahkan sempurna
Jangan lupa Adam dilempar kedunia kerna apa
Kerna khilaf terburu nafsu normal manusia
Duhai sang merasakan diri persis malaikat
Bangkit dari tidurmu
Jenguklah kamu dalam realiti
Kerna hakikatnya kau sekadar manusia biasa..
Penjara tak berdinding
Serdang
3 April 2013
No comments:
Post a Comment