Wednesday, October 5, 2016

Logik

Ternyata
melawan rasa itu
tidak mudah.

Lahirnya tersenyum.
Masih bisa ketawa.
Tapi zahir merintih pedih dari dalam.

Logik berperang dengan rasa.
Mahu apanya akal?
Yang sakit adalah jiwa.

Akhirnya logik bersorak
Dan hati belajar mengubat luka..

6/10/16 1436 Kantor

No comments:

Post a Comment